
Hijaukan Lahan Kritis: Pemkab Pasuruan Bersama 42 Perusahaan Tanam Bibit Cemara hingga Kopi
Pasuruan, 11 Desember 2024 – Musim penghujan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan konservasi lingkungan, terutama dalam upaya menghijaukan kembali lahan-lahan kritis di Kabupaten Pasuruan. Pada Rabu (11/12/2024), Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama 42 perusahaan berkolaborasi dalam aksi penanaman ratusan bibit pohon di Kawasan Tosari Culture Centre (TCC), Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari.
Aksi konservasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko; Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Taufiqul Ghony; jajaran Forpimca Tosari; serta perwakilan dari puluhan perusahaan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Penanaman Bibit Pohon sebagai Solusi Lahan Kritis
Dalam kegiatan ini, ratusan bibit dari berbagai jenis pohon seperti cemara, kesek, pampung, kopi, dan beringin ditanam di wilayah hulu Kabupaten Pasuruan. Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari upaya besar dalam konservasi lingkungan.
“Ratusan bibit kita tanam di wilayah hulu sebagai bagian dari ikhtiar menghijaukan kembali lahan kritis. Dengan menggandeng perusahaan, kami optimis langkah ini akan lebih ringan dan berkelanjutan,” ujar Ghony.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam konservasi lingkungan ini juga mendapatkan dukungan besar dari berbagai perusahaan yang turut berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Peran Perusahaan dalam Konservasi Lahan Kritis
Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mengapresiasi antusiasme perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah untuk melestarikan lingkungan. Ia juga mengajak lebih banyak perusahaan untuk berkontribusi melalui program CSR yang berdampak positif bagi masyarakat dan ekosistem.
“Kami berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Ke depan, kami berharap lebih banyak pihak yang ikut berperan aktif dalam konservasi lahan kritis untuk memastikan keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Pasuruan,” kata Yudha.
Dengan banyaknya perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan, peluang untuk menggerakkan lebih banyak program konservasi lingkungan masih terbuka lebar. Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mengajak berbagai pihak dalam upaya pemulihan lahan kritis dan pelestarian lingkungan.
Dampak Positif bagi Ekosistem dan Masyarakat
Upaya penghijauan lahan kritis ini tidak hanya berdampak pada keberlanjutan ekosistem, tetapi juga membantu masyarakat sekitar dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Pohon seperti kopi yang ditanam di daerah ini juga memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat menciptakan solusi berkelanjutan bagi permasalahan lingkungan. Dengan adanya langkah konkret seperti ini, Kabupaten Pasuruan terus bergerak maju dalam upaya konservasi alam demi masa depan yang lebih hijau dan lestari.
Dukung Konservasi di Kabupaten Pasuruan
Mari bersama-sama mendukung upaya konservasi lahan kritis di Kabupaten Pasuruan. Dengan langkah kecil, kita bisa membuat perubahan besar bagi lingkungan dan generasi mendatang!
Referensi:
Pemkab Pasuruan Tanam Ratusan Bibit di Tosari Culture Centre. Diunggah pada: 12 Desember 2024 8:51:19. Sumber: Kominfo Kab Pasuruan, Jatim Newsroom.
#KonservasiLingkungan #HijaukanPasuruan #TanamPohon #LahanKritis #KolaborasiHijau