post-image

Pj. Bupati Pasuruan Dorong FORDAS Lebih Revolusioner Dalam Upaya Penyelamatan dan Pelestarian Lingkungan

Sebagai organisasi independen yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Kabupaten Pasuruan harus benar-benar hadir di masyarakat. Khususnya dalam melakukan pencegahan terjadinya bencana hidrometeorologi dengan mitigasi dan edukasi.

Oleh karenanya, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto menegaskan, dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh Pengurus dan Anggota Teknis FORDAS dalam memaksimalkan peran dan fungsinya. Terlebih Kabupaten Pasuruan merupakan daerah rawan bencana.   

“Ke depannya, Tim FORDAS harus memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Ini tantangan kita bersama. Ayo kita bareng-bareng melakukan tindakan revolusioner. Di dalam forum siang ini harus berbasis Pentahelix. Perguruan Tinggi, dunia usaha, melalui program CSR-nya dan LSM lingkungan. Juga libatkan insan pers dalam usaha kita bersama untuk melestarikan dan menyelamatkan lingkungan,” tandasnya didampingi oleh Ketua FORDAS sekaligus Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Heru Farianto, Kepada Bappelitbangda Bakti Jati Permana dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Lilik Widji Asri.

Pj. Bupati Andriyanto menambahkan, ke depannya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Lingkungan Hidup dibantu FORDAS harus semakin gencar melibatkan stakeholders pembangunan dalam melakukan pelestarian DAS. Harapannya dapat mereduksi potensi dan resiko terjadinya bencana. Terlebih dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini.  

“Jadi kita harus punya semacam contoh atau pilot project yang bisa diinisiasi dengan beberapa perusahaan dulu. Misalnya dalam hal pengelolaan imbah, penghijauan lahan kritis dengan reboisasi dan kegiatan konservasi lainnya. Tentunya harus berdampak pada kelestarian DAS di Kabupaten Pasuruan,” ajaknya dalam forum diskusi dan evaluasi yang juga dihadiri oleh beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait, civitas akademika, dunia usaha dan pegiat lingkungan tersebut.

Masih di momen yang sama, Pj. Bupati Pasuruan juga berbagi motivasi kepada seluruh Tim Teknis FORDAS agar memanfaatkan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam melaksanakan program-programnya. Bagaimana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dapat dieksplorasi untuk kemaslahatan dan kemanfaatan masyarakat.

“Yang tidak kalah pentingnya, FORDAS harus memanfaatkan kecanggihan teknologi digital dalam setiap pelaksanaan kegiatannya. Sehingga dapat diakses dan diduplikasi oleh masyarakat luas,” ujarnya di akhir arahan yang disampaikannya di Pendopo Nyawiji Wenganing Gusti pada hari Kamis ((1/2/2024). (Eka Maria)   

 

sumber : https://www.pasuruankab.go.id